Aku Berani Menentukan Pilihan! (Love Ur Life #1)

September 22, 2017

Selamat siang, Beb! siang ini Batam panas pake banget, padahal semalam adem lho efek hujan seharian.
Sambil ngadem nemenin bocah main, mending nulis aja ya kan?

Beb, pernah gak sih kamu susah banget buat menentukan pilihan? Ragu-ragu atau takut mengambil keputusan? Atau kamu berasa hidupmu disetir oleh orang lain? Contoh dekatnya orang tua kamu mungkin? Misal orang tua bilang A, kamu harus menuruti? Teman atau Kakak bilang B, kamupun harus mengikuti.  Bukan karena kamu gak punya pendirian, tapi kondisilah yang bikin kamu berbuat begitu.

Akhirnya kamu terbiasa menjalani hidup mengikuti keinginan orang lain, bukan kata hatimu sendiri.
“ Sejak kecil, orang tua menanamkan nilai untuk selalu menuruti keinginan mereka. Alasannya, karena mereka tahu yang terbaik buat aku. Akhirnya, setelah dewasa pun, aku sering tak bisa membuat keputusan yang terbaik untuk diriku sendiri,” mungkin itu juga salah satu keluhan kamu kan, Beb?

Memang gak gampang untuk mengubah kondisi ‘serba terpojok’ seperti itu. Tapi kalau kamu punya kemauan, kamu pasti bisa mengubahnya! Ayo, bulatkan tekad dan jadilah perempuan yang mandiri dalam mengambil keputusan.
Baca dulu bocoran di bawah ini beb;

·         Hak Memilih

Dalam hidup ada banyak pilihan. Aku yakin kamu sebenarnya menyadari hal ini, ya kan? Tapi seringali kamu jadi gak punya pilihan apa-apa, hanya karena terlalu banyak orang sekitar kamu yang mengatakan kamu harus begini, kamu harus begitu.

Setiap orang punya hak memilih dan melakukan apapun yang menjadi keinginan dirinya sendiri. Banyak faktor yang kerap memaksa kamu melakukan sesuatu yag sebetulnya bukan keinginan kamu.

Pernahkah kamu merasa bersalah jika melakukan sesuatu yang bertentangan dengan keinginan orang lain, terutama orang tua? Nah, itu Cuma salah satunya lho Beb!
Sebenarnya perasaan bersalah itu hanya boleh muncul jika keputusan kamu itu merugikan orang lain.
Tapi, kalau tidak, sebaiknya perasaan itu harus kamu buang jauh-jauh. Apalagi jika kamu tahu betul kemampuan dan keterbatasan dirimu sendiri serta punya niat dan mau berusaha. Percayalah tidak ada alasan lagi untuk tidak mewujudkannya.

·         Cara Memilih

Taruhlah sekarang kamu ingin melakukan keinginan kamu sendiri. Tapi, kamu gak yakin dengan pilihan kamu sendiri. Ada lho cara mudah untuk tahu apakah pilihan itu sudah benar atau belum. Jika, dari awal hati nurani kamu menolak, sudah bisa dipastikan kalau pilihan itu tidak benar. Apalagi jika semangat mulai luntur dan kamu mempertanyakan terus di dalam hati. Sebaiknya kamu lupakan saja pilihan itu!

Tanyakan kepada diri kamu sendiri hal-hal yang membuat kamu bahagia. Lakukan semua yang kamu kerjakan tanpa beban dan semangat yang tinggi. Kalau kamu harus melakukan sesuatu yang tidak disukai dan ingin keluar dari kondisi itu, coba deh kamu pikrkan dulu. Atau gini, justru kamu lakukan aja hal yang sebaliknya. Kalau ternyata kamu bahagia, mungkin sebenarnya itulah hal yang ingin kamu lakukan selama ini.

Bisa jadi, selama ini kamu tidak tahu apa sebenarnya keinginan dirimu sendiri, karena kamu tidak berani mencoba. Nah, sekarang kenali hal-hal yang pernah kamu lakukan. Selain itu, pikirkan alternatif lain sebagai bahan perbandingan.  Cari ini bisa menolong kamu menemukan keinginan kamu sendiri. Jangan segan untuk melibatkan orang lain. Berbagilah dengan orang-orang terdekat, karena mereka bisa membantu kamu melihat keberadaan diri kamu.

Masih kurang tertolong? Jangan ragu untuk mendatangi ahlinya. Saran aku sih jangan berhenti mencari ya Beb! Percaya deh, saat mendapatkannya hidup kamu akan bergairah, karena punya tujuan dan makna.

·         Keinginan vs Kebutuhan

Satu hal yang penting untuk kamu lakukan adalah mengenali perbedaan antara keinginan yang harus diwujudkan dan yang merupakan keinginan semata.  Tak bisa dihindari , berbagai keinginan memang kerap melintas di hati. Tapi jika keinginan sebetulnya tak membutuhkan perwujudan, tidak ada salahnya dipertimbangkan kembali.

Kamu harus ingat, Beb! setiap pilihan selalu akan melibatkan orang ketiga, meski secara gak langsung.
Tapi selama pilihan itu tidak mengganggu  atau merugikan orang lain, kamu boleh kok terus jalan!
Sebaliknya, jika melibatkan pihak ketiga, kamu perlu mempertimbangkan masak-masak sebelum diwujudkan.

·         Belajar Bertindak

Siapa bilang bisa menjalani keinginan sendiri itu gampang? Apalagi kondisi budaya kolektif seperti di Indonesia membuat seseorang susah melakukan pilihannya sendiri.  Tapi satu hal yang kamu butuhkan adalah BERANI bersikap.

Kamu memang tidak bisa mengontrol banyak hal, terutama jika itu menyangkut kebahagiaan orang lain.  Kebahagiaan kamu ada pada dirimu sendiri dan bukan tergantung pada orang lain. Selain itu, pertimbangkan juga hasil yang akan kamu dapat dari pilihan tersebut. Kalau hasilnya sebanding dengan usaha yang kamu lakukan, silahkan saja!

Berikutnya, kumpulkan keberanian. Sekali lagi, ini bukan masalah gampang yang bisa kamu anggap angin lalu.  Kamu harus berani menerima konsekuensi dari pilihan kamu itu. Berani menghadapi resiko  merupakan tantangan terbesar saat kamu memilih untuk menjalani pilihan sendiri. Jika dengan alasan kamu enggan memikul tanggung jawab dan resikonya, maka kamu tidak akan bisa meraih pencapaian yang maksimal.

·         Menolak Paksaan

Orang tua yang memaksa kamu melakukan sesuatu, sebaliknya kamu bersikukuh tidak mau melakukannya karena tidak sejalan dengan dengan kata hatimu. Masalah jadi berlarut-larut , dan kamu tidak menemukan jalan tengah yang baik, jangan langsung berpikiran negatif. Pikirkan dan pahami dulu sudut pandang mereka. Biasanya orang tua atau orang-orang terdekat memaksakan kehendak karena takut kamu tak menyadari tanggung jawab dan resikonya atau memang ada ‘agenda’ terselubung di balik paksaan mereka itu.

Jika kamu sudah paham, katakan pada mereka bahwa alasan mereka itu tidak cocok dengan pemikiran kamu. Ungkapkan saja alasan dan rasa keberatan kamu.
Ingat, hidup kamu adalah milik kamu sendiri, kamu berhak memilih dan menjalani hidup seperti yang kamu atau orang lain inginkan.  Pilhan ada di tangan kamu sendiri!

***

Nah, Beb! setelah membaca bocoran di atas, kamu udah gak bingung lagi dong? Udah bisa dong, menentukan sikap dan menentukan pilihan untuk hidup kamu sendiri?

Love yourself first, Beb!
Live your life!!


#d14N




                

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts