Tema Favoritmu Apa?

November 21, 2018

Selamat malam….
Aduh… du, hampir aja ketiduran. Seharian hujan ga berhenti di kota saya, Mak. Cuaca mendukung untuk lebih cepat masuk kamar dan tarik selimut. Beruntung tiba-tiba ingat saya belum menulis untuk tema kedua di #BPN30DaysChallenge2018.

Mmmh….
Menyangkut tema hari ini, tentang tema blog yang paling disukai. Teman-teman yang udah baca isi blog ini pendapatnya gimana? Aku pribadi ga mikir mau gimana-gimana, aku nulis ya nulis aja gitu. Kalo pada akhirnya aku lebih klik hanya ke beberapa tema aja. Blog aku ini seperti permen nano-nano yang rame rasanya. Karena rasa itu tidak hanya manis dan pahit. *Hahaha, udah susah lho nyari permen inih.

Untuk tema, entah kenapa aku tuh merasa lebih klik ketika membahas tentang drama Korea, relationship, dan mental health issue. Makin kesini aku makin banyak menemukan korelasi dari ketiga tema ini. Juga membantu banget dalam writing therapy-ku.

Relationship
Ketika membahas tentang relationship, biasanya ‘kan itu menyangkut perasaan, walaupun ga mudah bicara masalah hati, tapi buat aku, itu menarik. Banyak hal tentang hubungan manusia dengan manusia, atau perempuan dan laki-laki atau hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Ada banyak hal tentang relationship yang bisa diulik untuk dijadikan pelajaran, dan itu menantang.

Source: Pinterest


Mental Health Issue
Terlepas dari aku yang seorang survivor PTSD, aku melihat memang masyarakat kita masih tabu membahas hal-hal yang berhubungan dengan kejiwaan. Belum lagi ketika sudah disangkut pautkan dengan keimanan seeorang penderita mental illness. Padahal kalau dikaji lebih dalam, sama sekali ga ada hubungannya, kalaupun ada, itu tidak terlalu signifikan.

Aku bergabung di beberapa komunitas yang concern pada mental health issue, selain untuk menjadi care giver untuk sesama survivor mental illness, juga untuk belajar lebih banyak lagi tentang mental health. Sungguh, sebenarnya dibutuhkan banyak dari kita untuk lebih peduli dengan kesehatan mental kita. Atau kepada teman, sahabat atau kelaurga kita yang mengalami mental illness.

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, lho. Kalo sakit secara fisik minum obat, kalo sakit mental juga harus diobati, setidaknya harus ditangani oleh professional. 
And you know what? Blogging is good for your mental health. 


Source: Pinterest 

Source : Pinterest 

Drama Korea
Entah kenapa, sejak pertama kali jatuh cinta pada drama Korea, DraKor itu buat aku seperti candu. Susah sekali untuk lepas dari pesonanya. *Gubrak!

Ketika marathon nonton 16 episode, dengan mencuri-curi waktu di sela kerjaan Emak rumah tangga, ketika bisa tertawa melihat adegan lucu, atau nangis ketika adegan sedih, atau apapun yang aku rasakan ketika menonton drama itu, aku seperti telah melepaskan beban dan penat. Aku sejenak lupa sebelum nonton itu, aku lagi sedih, bete atau marah. Drama Korea itu buat aku one whole package yang menjadi obat ketidak warasan aku sebagai emak-emak yang sering terkontaminasi oleh negativity :p

Source: Pinterest
Source: Pinterest
 Mak, aku tuh suka ngiri dengan teman-teman Blogger lain yang temanya keren-keren pisan. Tentang tekhnologi, parenting, tentang kesehatan. Pengen juga sih nulis tema-tema itu, tapi aku lebih nyaman dan klik dengan tiga tema di atas. So, aku putuskan untuk blogging itu kenyamanan dan kesenangan. Aku nyaman dan happy dengan tema-tema yang ‘gue banget’ tulis, kalo ga, ga apa-apa, ga ada pemaksaan juga untuk menulis apa. Ya ‘kan?

Kalo kamu, suka tema yang bagaimana, Mak?



Happy Blogging


-d14N-


#BloggerPerempuan
#BPN30DaysChallenge2018
#Day2
#d14NWritingTherapy





You Might Also Like

1 komentar

  1. Dari ketiganya saya jarang nih nulis tema itu tapi yang drama korea ini masih menarik buat saya, pernah nonton tapi gak sempat dibahas di blog 😁

    BalasHapus

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images