5 Deadly Truths About Him (Finding Mr. Right #3)

Februari 24, 2017

Kamu bisa jadi merasa bangga telah mengenal priamu seutuhnya. Jika pria, pasanganmu itu diibaratkan sebuah buku, kamu sudah membaca setiap helainya, bahkan kamu hapal betul letak tanda baca yang ada dibuku tersebut. Bangga boleh saja, tapi jangan senang dulu beb!

Tidak menutup kemungkinan suatu ketika nanti, kamu akan dikejutkan oleh sikap pria, yang tadinya kamu kenal baik luar-dalam menjadi berubah 180 derajat. Hah, what’s going on? Tapi beb, tenang aja, bisa jadi dia hanya 'bersikap selayaknya pria' manapun di dunia ini. Yang mana sikap ini emang ditujukan buat bikin kita sebagai wanita sebelnya minta ampun, juga kebingungan. Anggaplah ini sebuah kebiasaan unik para pria, yang hanya diri mereka sendiri yang tahu. Apa, kenapa dan bagaimana sikap mereka itu bisa berubah 180 derajat.

Kebanyakan pria gak sadar bahwa sikap mereka itu bikin kita para wanita bisa sebel setengah mati. Parahnya lagi mereka juga gak merasa butuh memahami respon kebingungan kita. Kalau sudah begini. kamu bisa apa beb?

Beb, ingat kalimat ini beb, boys will always be boys! So buang jauh-jauh keinginanmu untuk merubah dia. Hal itu mustahil kamu lakukan. Sebaliknya, kamu cukup menyediakan banyak tempat dihati kamu untuk lebih bisa bersabar  dan memahaminya. Pola pikir pria dan wanita itu beda jauh dan kamu harus banyak belajar untuk bisa mengenal priamu jauh ke dalam lubuk hatinya.

5 aksi pria berikut patut kamu pelajari dan di simpan jauh-jauh, sapa tahu kelak kamu butuh ini sebagai jimat. *Hehehe J

1. Saat Hubungan Mulai Serius, Usaha Si Dia Pun Mulai Berkurang

Udah jadi rahasia umum di dunia percintaan, saat-saat manis itu adalah saat baru jadian. Dia secara ajaib menjelma menjadi sosok Romeo di mata kamu. Semua yang dia lakukan almost perfect, dari dinner romantis, agenda kencan yang sweet, gak pernah absen malam mingguan. Pokoknya semua serba menyenangkan.

Eh tapi berjalannya waktu tiba-tiba buat berhenti di ATM aja bisa menjadi drama cekcok yang bikin urat leher tegang. L

Tapi apa boleh buat, sekarang kamu udah resmi menjadi miliknya, perjuangan penuh airmata bahagia itu udah menjadi sejarah.  Masa-masa di mana dia sebagai calon pasangan berjuang keras demi memenangkan hati kamu udah lewat.

Pada tahap PDKT pria memang cenderung rela melakukan apa saja demi untuk memiliki kamu. Dia gak pelit ngasih tunjuk sikap baik, malah cenderung ngobral sifat baiknya di depan kamu.  Tapi begitu kamu memberi respon baik untuk perjuangan dia atau ketika kamu menyambut cintanya, dia pun akan kembali bersikap seadanya. Semangat perjuangannya mulai kendor.

Mmmhh, bikin curiga aja ya beb! Siapa tahu rasa sayangnya udah berkurang. Sapa tahu udah ada target baru lagi, atau jangan-jangan kadar cintanya luntur.

Psstt, jangan buruk sangka dulu beb. Siapa tahu kadar cinta gak luntur,  siapa tahu sebenarnya kadar cintanya gak pernah pudar. Seorang pria, ketika dia sudah merasa yakin akan hubungan cintanya dengan kamu, dia akan masuk ke zona nyaman. Kalau udah begitu para pria akan cenderung berhenti melakukan hal-hal romantis, sok sweet dan hal-hal yang gombal begitu. Karena mereka menganggap hal itu udah gak penting lagi buat kalian berdua.

Menyenangkan yah rasanya, ketika dia mulai merasa nyaman dengan kita. Tapi kenapa yah, justru hal itu bikin kita deg-degan. Kenyamanan dia itu jadi momok menakutkan buat kita, menimbulkan kekhawatiran dan juga rasa tak aman. Apa karena letupan-letupan perasaan sudah gak lagi ada, perasaan berbunga-bunga gak lagi ada, seperti waktu saat PDKT ?

Pria itu makhluk pasti, yang memperlihatkan perasaannya dengan sikap. Mereka akan memilih melakukan aksi nyata dibanding menulis puisi cinta. Tapi ya gitu deh, ungkapan cintanya jadi gak terdeteksi, *huh!!

Sepasang anting pemberian dia lebih mudah dimaknai daripada pengorbanan dia menemani kamu keliling mall nyari kado buat anak teman kamu yang lagi ultah, ya kan! Padahal sih tujuan dia sama aja, sama-sama ingin membahagiakan kamu.

Love really shows in many different way! Jadi kamu harus lebih peka ya beb!

2. Si Dia Menyerahkan Semua Kepada Kamu

Kamu bahagia gak sih? ketika segala apa yang kamu mau selalu dikabulkan oleh pasanganmu ? Tidak ada keinginan kamu yang tidak dituruti olehnya. Ibaratnya jadi ratu, tinggal menjentikkan jari semua keinginan kamu akan terlaksana, apapun itu.

Dalam urusan kencan, jika kamu diberi hak penuh untuk menentukan segala macamnya bikin keki juga lho beb, masa semua tetek bengek kita yang urus! Awal-awal sih enak, tapi lama-lama jadi gak enak lagi, pria begitu, mulai pasif.

Hobi melimpahkan semua keputusan kepada wanita itu, ada batasannya. Tapi bagi pria, ketika dia merasa nyaman dengan kamu, dia mulai ketergantungan secara emosional. Dan kamu harus mulai waspada ketika pria menunjukkan sinyal-sinyal ini. Selain itu kamu juga harus pintar menilai, kenapa tiba-tiba dia menjadi pasif dan bergantungan kepada kamu secara emosional. Kamu nilai, apakah dia hanya sekedar ingin membuat kamu senang, atau karena dia gak mampu bikin keputusan. *Sebel gak sih?

Love is blind. Tapi meski begitu kamu juga harus tegas, demi menjaga kelangsungan hubungan kamu.
Seimbangkanlah ritme hubungan kamu dengan dia. Ingat beb, pria terkenal mahir banget menyelamatkan diri dari konflik, selidiki apakah sikap pasifnya ini adalah cara dia buat menghindar dari pertengkaran denganmu. Dia lebih memilih mengalah dibanding berkonflik denganmu.

Belajarlah lapang dada menerima pemikiran dia dan juga belajarlah menghargai keputusannya.

3. Dia Jarang Banget Memuji

Beb, coba deh, wanita mana sih yang gak klepek-klepek melihat prianya rela melakukan apa saja atas nama cinta. Wow... bisa-bisa hati meleleh, ya kan beb!
Sebaliknya, pria mana sih yang gak bahagia mendapat perhatian penuh dari kamu? Sayang, kebanyakan pria hanya memendam rasa bahagianya tanpa ada keinginan untuk memberimu kejutan dengan pujian kecil yang manis. Mereka (pria) lebih memilih bersikap dingin. Tapi percaya gak beb? sikap dinginnya itu sebenarnya cuman topeng buat nutupin perasaan dia yang sebenarnya. Mereka gak biasa mencurahkan isi hati. Udah dari sananya, sosok pria itu, ya begitu itu.

Pria, sering terlambat menyadari perasaan-perasaan manis mereka, ketika mendapatkan perhatian dari kamu. Tapi ketika kamu mulai berhenti melakukan aksi perhatianmu, barulah dia akan bicara bahwa dia rindu perhatian-perhatian kamu itu.

Bagi kebanyakan pria, sikap perhatian wanitanya itu adalah hal yang memang sudah seharusnya dilakukan oleh wanita. Jadi dia merasa gak punya kewajiban untuk menunjukkan sikap terimakasih atau bisa jadi mereka hanya tidak tahu caranya.

Jika priamu termasuk tipe begitu, kamu cukup tahu saja. Bahwa sebenarnya selama ini dia tersanjung. Yang perlu kamu lakukan adalah tetap menjaga aksi-aksi romantismu buat dia.

4. Dibalik Sikap Jantannya, Dia Pengen Dimanja

Setiap wanita, pasti pengen punya pasangan yang gentle dan  macho kayak Superman. Rata-rata wanita pasti bakal melted duluan kalo liat pria macho, jantan yang siap melindungi kamu. Dari antar jemput pulang dan pergi ke kantor, sampai hal-hal heroic lain yang bikin hati terenyuh dan mesem-mesem gak jelas. J

Tapiiiii, coba deh perhatiin, ketika dia sakit! Sikap manjanya langsung keluar, padahal cuma flu biasa. Dia bakal kasih liat sisi manjanya, ke-macho-an nya langsung drop, padahal cuma flu ringan aja.
*Hahaha, sambil ngebayangin muka melasnya

Beb, kamu harus terima kenyataan beb, sejantan apapun priamu, dia tetep aja manusia normal yang butuh tatih tayang. *Wkwkwk

Setiap manusia punya sisi kekanak-kanakan dalam diri mereka, punya sisi manja, tak terkecuali buat para pria yang berbungkus body macho, jantan dan perut sixpack sekalipun. Pria juga pengen diperhatiin oleh pasangannya, dan kamu gak bisa menyalahkan mereka karena itu.

Lagian, hal itu lumrah aja kok beb! namanya juga makhluk hidup, kita selalu butuh orang lain diluar diri kita, bukan?

Tapi beb, kamu gak perlu terlalu serius dan berlebihan nanggepin kemanjaan pria. Tiba-tiba menjelma menjadi ibu peri baik hati atau mama sayang anak bukanlah hal yang bijak untuk kamu lakukan terus menerus.

Kamu cukup melakukannya dengan sederhana, tapi bisa membuat dia nyaman. Contohnya dengan membawakan makanan kesukaannya ketika dia lagi terserang flu.

Yang perlu kamu lakukan adalah membantu dia agar bisa membenahi dirinya. Dan sepertinya setiap pria akan sangat senang jika wanitanya bisa melakukan itu.

5. Dia Tidak Akan Memberi Tanda, Bila Hubungan Cinta Mulai Retak

Pernahkah kamu mengira, ketika sedang bahagia-bahagianya tiba-tiba hubungan percintaan kamu diamuk badai dahsyat, bagai disambar petir di siang bolong? Dia memilih meninggalkan kamu dan kamu gak pernah menyangka sama sekali dia tega melakukan itu.

Disaat pria merasa tidak puas dengan sikap pasangannya, pria cenderung memilih untuk memendam rasa kesalnya. Buat mereka, lebih baik diam dibanding harus berantem atau beradu argumen dengan pasangannya. Jadi kamu jangan kaget bila suatu hari seluruh beban, kekesalannya selama ini meledak, bagaikan bom waktu. Dan hasilnya, dia bisa meninggalkan kamu saat itu juga.

Keberhasilan sebuah hubungan cinta itu terletak pada bagaimana kamu menyikapi perilaku pasangan kamu, pun sebaliknya. Jadi kamu dan dia, tidak perlu sibuk saling menginterogasi pasanganmu setiap saat.  Selain itu kamu tidak boleh cuek, ketika dia mulai menunjukkan sikap defensif. Siapa tahu dibalik sikap dinginnya itu, ia tengah berpikir tentang bagaimana hubungan kalian atau dia tengah bimbang dengan dengan kamu.

Intinya sih komunikasi yang dua arah. Apapun itu, ada baiknya di komunikasikan dengan pria kamu. Carilah cara dan waktu yang baik untuk membicarakannya, tentang sikap dia yang sebenarnya. Pilihlah kosakata yang ringan tanpa tekanan.

Jika kamu sudah melakukannya dengan baik, waktu yang tepat dan pertanyaan yang ringan, namun ia masih tak bergeming ? Saatnya kamu melakukan serangan terbuka. Ajak priamu membicarakannya dengan serius tentang sikap defensifnya. Kamu punya hak kok untuk mengetahui jawabannya.

***

Beb!  Pegel nih pinggang *Hahaha
Soalnya lagi kedatangan tamu, parah deh kali ini. Lagi siklus, eh monster dalam diri aku juga lagi tantrum. *Huh L
Nyelesein ini butuh 2 hari , tiba-tiba bingung mo nulis apa, terpaksa matiin laptop dulu.

Menyatukan dua kepala berbeda emang gak gampang ya beb!
Butuh banyak pengorbanan, pemakluman dan air mata. Lagian gak semua pria itu matang sesuai umurnya. Ada banyak anak kecil yang terperangkap dalam tubuh berotot dan gagah mereka. Lah kita? kebagian jatah buat ngertiin mulu! *hahaha

Selamat membaca bebs! yang semangat ya, huntingnya! J JJ
Hope U will find your Mr. Right as soon as possible!



- d14N -












You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images